Tuesday, 28 May 2013

4 Pemain Naturalisasi Warnai Skuad Indonesia Kontra Belanda


* Minsera.Blogspot.com * Dari 21 nama pemain yang disiapkan Badan Tim Nasional (BTN) untuk melawan Timnas Belanda, empat diantaranya adalah pemain keturunan (naturalisasi).

Keempat pemain tersebut adalah Sergio van Dijk (Persib Bandung),Raphael Maitimo (Mitra Kukar), serta dua penggawa Arema Indonesia,Victor Igbonefo dan Greg Nwokolo. Mereka disiapkan untuk melawan Belanda di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, 7 Juni mendatang.

"Semalam, Minggu (26/05) nama pemain yang akan disiapkan untuk laga uji coba melawan Timnas Belanda oleh Jacksen sudah serahkan ke BTN," kata Ketua BTN, La Nyalla Mahmud Mattalitti.

Selain itu, dalam 21 daftar nama pemain tersebut terdapat tiga pemain dari kompetisi Indonesia Premier League (IPL). Yakni, Andik Vermansyah, Vendry Mofu dan Hengki Ardiles. Sisanya adalah pemain dari kompetisi Indonesia Super League (ISL)

Sumber: 

RI Beli Tank Leopard, Negeri Jiran Siapkan Rudal Anti Tank


* Minsera.Blogspot.com *
Indonesia telah membeli Tank leopard 164 unit dari jerman. lebih banyak dari rencana semula.

Jerman memang terkenal dengan Tank-nya sejak Perang Dunia, Panzer adalah tank legendaris perang dunia II, dan sekarang Leopard 2a6 yang diyakini berkemampuan lebih baik dari MBT lain semisal MIA2 Abrams (AS), T95 (rusia), Mserkava Mk IV (Israel) dan Challenger (inggris).

Kedatangan Leopard memang mampu mendatangkan deterrent effect (penggentar) bagi negara tetangga seperti Malysia

Malaysia sendiri menggunakan MBT PT91 produksi polandia, yang ditempatkan di perbatasan kalimantan, bila dibandingkan tank Malaysia, Tank2 lama TNI yang digelar di sepanjang perbatasan hanyalah mirip mainan saja. Hal inilah yang memicu TNI untuk mendatangkan Leopard

Sadar dengan kemampuan Tank Leopard RI, akhirnya malaysia mengambil strategi cerdik untuk tidak mengadu kekuatan Tanknya.

Perang Israel-Hizbullah (2006)

Nampaknya strategi Malaysia diilhami oleh kemenangan telak Hizbullah melawan Israel, Dimana Israel terpaksa mundur tanpa syarat dari wilayah lebanon yang didudukinya. Israel mengerahkan mesin2 perang canggih dari udara, darat dan laut termasuk Tank MBT kelas 1 Dunia, Merkava.

Untuk menghadapi Tank hebat tersebut Pihak Hizbullah cukup menyiapkan senjata antitank, dan menggunakannya secara efektif, membuat Israel kehilangan banyak tank di Libanon Selatan. Pengamat militer Israel menyebutkan, kemungkinan besar Merkava dihancurkan oleh rudal antitank buatan Rusia, yaitu dari tipe Metis-M dan Kornet. Senjata antitank Rusia lain, Sagger, juga telah diproduksi di Iran dan diyakini telah juga digunakan Hizbullah. Senjata-senjata tersebut mampu menembus lapisan baja setebal sampai satu meter dan memiliki jangkauan 1,5 sampai 5 km. alhasil Tank Merkava yang amat dibanggakan israel rontok tak berdaya dan memaksa Israel mundur

Malaysia dikabarkan tengah bernegoisasi dengan rusia untuk kontak pembelian sejumlah rudal dari perusahaan militer Rusia, Rosoboronexport. Rudal anti tank Kornet menjadi

incaran negeri jiran itu. Selain itu juga dari Afrika Selatan, yaitu canon system dan rudal anti-tank laser-guided untuk Malaysia, Pembelian Malaysia diantaranya adalah: double turret 30 mm GI-30, Canon 30 mm dilengkapi rudal anti-tank Ingwe; rudal anti-tank Ingwe laser-guided.

Rudal anti-tank Ingwe diciptakan Afrika Selatan untuk membidik sasaran sejauh 2,5 – 5 kilometer. Untuk memastikan sasaran tidak luput dari sergapan, rudal anti-tank ini menggunakan cross-fire mode yang mampu menembakkan 4 misil secara simultan. Ia juga bisa dikombinasikan dengan canon otomatis 30mm

Weleh2 kalau sudah begini TNI musti cerdik juga menggunakan strategi mesin perangnya, jangan sampai Leopard dilalap oleh misil2 anti Tank, Seperti Tank Merkava di Libanon.

Meskipun kedua negara saling ramai dalam soal persenjataan, saya berharap semoga Hubungan Malaysia- Indonesia kembali mesra seperti dulu, mengingat kedua negara ini adalah sendi ASEAN, sebagai bangsa serumpun dan mayoritas juga beragama islam. Jangan sampai pecah perang yang merugikan kedua fihak.

Info Dunia Militer

Vietnam Tertarik CN-295


* Minsera.Blogspot.com * Menteri Pertahanan Vietnam Jenderal Phung Quang Thanh menyatakan tertarik dengan pesawat CN-295 yang merupakan hasil kolaborasi PT Dirgantara Indonesia dan Airbus Military.
Phung Quang akan mengirim tim guna mempelajari pesawat tersebut dan industri pertahanan Tentara Nasional Indonesia pada umumnya di tahun 2014.
Demikian disampaikan Phung Quang saat bertemu dengan Wakil Menteri Pertahanan Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin di kantor Menteri Pertahanan Vietnam di Hanoi, Vietnam, Senin (27/5/2013), seperti dilaporkan wartawan Kompas M Hernowo dari Hanoi.

Kedatangan Sjafrie ke Vietnam dengan memakai CN-295 merupakan bagian dari road show pesawat tersebut ke enam negara ASEAN, yaitu Filipina, Brunei Darussalam, Vietnam, Myanmar, Thailand, dan Malaysia.

Selain untuk memperkenalkan pesawat CN-295 yang telah dipakai oleh TNI Angakatan Udara, road show yang berlangsung dari 22-31 Mei ini juga untuk memperkuat kerja sama di bidang pertahanan antara Indonesia dan negara ASEAN.
Phung Quang menuturkan, Vietnam membutuhkan pesawat terbang yang mampu menerjunkan pasukan, mengangkut pasukan, punya daya angkut maksimal 10 ton, dan memiliki pintu di bagian belakang. "Saya telah mempelajari CN-295 dan saya merasa suka dengan pesawat ini. Saya ingin perwira saya mempelajari pesawat ini lebih jauh," kata Phung Quang.

Mendengar hal ini, Sjafrie menjelaskan, CN-295 adalah pesawat yang punya pintu di belakang, bisa mengangkut penerjun dan dua mobil mewah. Daya muat pesawat tersebut 9 ton dan mampu terbang 9 jam tanpa berhenti.
"Bahan baku pesawat ini 50 persen dari Indonesia dan ada fasilitas pemeliharaannya di Bandung," jelas Sjafrie. "Kami mengundang tim dari Vietnam berkunjung ke pabrik pesawat Indonesia untuk melihat industri CN-295 dan industri pertahanan kami lainnya," tambah Sjafrie.

Phung Quang lalu menyatakan akan mengirim tim untuk mempelajari industri pesawat terbang dan pertahanan dari TNI pada tahun 2014.

Sumber: 
http://nasional.kompas.com

Test Flight Dua Pesawat Tempur Sukhoi Berjalan Sukses


* Minsera.Blogspot.comTest Flight dua Pesawat Tempur Sukhoi SU-30 MK2 yang dilaksanakan selama satu hari , Senin (27/5) dengan Pilot Alexander dan Sergey, yang sebelumnya menjalani perakitan di Skadron Teknik 044 oleh Tim Teknisi dari Rusia yang dibantu Teknisi dari Skadron Teknik 044 berjalan lancar dan sukses. 

Pelaksanaan test flight dua Pesawat Tempur Sukhoi pesawat tempur SU-30 MK2 buatan KNAAPO (Komsomolsk-na Amure Aircraft Production Association) Rusia, pesanan pemerintah Indonesia buatan Rusia yang tiba di Lanud Sultan Hasanuddin beberapa hari yang lalu, diawali dengan pelaksanaan briefing penerbangan yang dihadiri Kadisops Kolonel Pnb Widyargo Ikoputra.S.E mewakili Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI Barhim, Pilot Test Flight dari Rusia, Pejabat Skadron Udara 11 serta Petugas PLLU dan Meteo Lanud Sultan Hasanuddin.

Test Flight pesawat tempur canggih yang kurang lebih dua jam dimulai pada pukul 09.00 Wita dilaksanakan di atas udara Lanud Sultan Hasanuddin dan sekitarnya dengan melaksanakan berbagai manuver diudara tersebut disaksikan langsung oleh Para Kepala Dinas serta Pejabat Staf Lanud Sultan Hasanuddin berjalan lancar dan sukses.

Sumber : TNI AU

DPR: Pengadaan Sukhoi Harus Lengkap Dengan Paket Senjata


* Minsera.Blogspot.com * Empat unit pesawat Sukhoi pesanan TNI Angkatan Udara telah datang dari Rusia, Februari lalu. Kedatangan pesawat tempur itu menggenapkan satu skuadron yang sudah masuk dalam rencana strategis modernisasi alutsista TNI AU hingga 2014 mendatang.

Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq berencana meninjau fisik dan kelengkapan pesawat tersebut. Pihaknya ingin memastikan bahwa pesawat sudah dilengkapi paket persenjataannya. Sebab, pesawat Sukhoi yang sebelumnya datang tanpa kelengkapan peluru.

"Kalau ada senjatanya, ini akan benar-benar bisa memberi efek penggentar lawan. Kalau tidak tidak ada pelurunya, sama saja itu pesawat tidak banyak memberi efek penggentar lawan. Begitu kan?" ujar Mahfudz Siddiq, Minggu (26/5).


Untuk memodernisasi alutsista, TNI AU berupaya melengkapi pesawat tempur jenis Sukhoi di Skuadron Udara II Wing 5 Lanud Sultan Hasanuddin Makassar sebanyak 16 unit di tahun 2013. Kini skuadron tersebut sudah memiliki 14 unit pesawat jet tempur Sukhoi tipe Su-27 SKM dan Su-30 MK2 buatan industri pesawat terbang Rusia, Konsomolks-Na Amure Aircraft Production Association (KNAPO).

Berdasarkan target pada 2013, TNI AU kini tinggal menunggu dua unit pesawat dari enam unit terakhir yang dipesan oleh Indonesia dari pabrikan Rusia. Dua unit pesawat tersebut diharapkan sudah tiba di Tanah Air pada Juni mendatang.

"Sesuai dengan perencanaan semestinya tahun 2014 baru lengkap. Namun, khusus skadron 11 yang alutsistanya pesawat tempur Sukhoi kita akan dorong di tahun 2013 sudah lengkap. Jadi ini persiapan bahwa pada 2014 pesawat sudah lengkap 16 unit dan siap mengudara semua," ujar Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddi, Kamis (18/5) saat meninjau Skadron Udara 11 Wing 5 Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan.


Sunday, 26 May 2013

Usai Uji Coba Terakhir, Skuad Garuda Muda Diliburkan


* Minsera.Blogspot.comTim pelatih Timnas Indonesia U-14 memberikan jatah libur latihan usai melakoni laga uji coba terakhir melawan SSB Rajawali Muda di Sawang, Depk, Jumat (24/05).

Menurut pelatih Timnas U-14, Mundari Karya, jatah libur diberikan karena jadwal anak asuhnya cukup padat. Garuda Muda akan bertolak menuju Myanmar, Minggu (26/05), untuk mengikuti kualifikasi Piala AFC U-14, 28 Mei - 3 Juni 2013 nanti.

"Seusai uji coba barusan, kami berharap kondisi mereka cepat pulih. Karena itu, Sabtu (25/5) harus dimanfaatkan betul untuk beristirahat. Namun, mereka tetap di mes dan tidak kembali ke rumahnya masing-masing," terang Mundari Karya.

"Dalam uji coba tadi, hasilnya menunjukkan perkembangan permainan yang sudah cukup bagus. Apalagi, soal bagaimana mereka mampu mengontrol emosi. Tadi, terlihat tidak ada protes-protes keras kepada wasit. Mereka cukup menikmati pertandingan," sambungnya.

Mantan pelatih PSPS Pekanbaru tersebut menambahkan, skuad Timnas U-14 nanti diharapkan dapat terus fokus di pertandingan. Hal itu dengan tujuan agar pemain lawan tidak mudah untuk mengembangkan permainan mereka.

"Mereka juga tidak boleh grogi. Saya dan tim pelatih lainnya, akan terus memberikan dorongan semangat. Terutama, ketika paruh waktu dan mendekati akhir pertandingan," tuntas Mundari Karya.

Sumber:
http://www.dewibola.com/tim_nasional/berita-bola-timnas-indonesia-usai-uji-coba-terakhir-skuad-garuda-muda-diliburkan-010984.html

Indonesia Bisa Ambil Pelajaran Dari Timnas Belanda


* Minsera.Blogspot.com * Timnas Indonesia dijadwalkan akan menjamu timnasBelanda pada 7 Juni mendatang di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Hal itu disambut gembira oleh pelatih PSM Makassar,Petar Segrt.

Petar lantas memprediksi bahwa pertemuan kedua tim itu nanti akan berlangsung menarik dan menjadi tontonan yang seru untuk para suporter dan semua penggila sepak bola di tanah air. Terlebih, skuad Oranye akan datang dengan pemain-pemain terbiaknya seperti Robin van Persie,Wesley Sneijder dan Arjen Robben.

"Tentunya pertandingan akan berlangsung menarik. Saya harap timnas Belanda memperlihatkan pemain terbaiknya karena saya pikir warga Indonesia layak mendapatkan suguhan terbaik dari mereka," ujar Petar yang kini tengah berada di Jerman.

Pelatih asal Kroasia itu menambahkan bahwa kedatangan pemain timnas Belanda harusnya dimanfaatkan para pemain Merah Putih untuk belajar mengenai banyak hal. Tak hanya tentang teknik sepakbola, namun mereka juga bisa melihat skema dan kerja sama tim dalam sebuah pertandingan.

"Pemain di Indonesia bisa memetik banyak pelajaran dari mereka. Secara teknik, mereka memiliki skill yang bagus," seru Petar.

"Mungkin beberapa pemain Belanda akan sedikit kelelahan karena baru saja menyelesaikan liga di Eropa. Tapi, saya yakin mereka tetap akan memperlihatkan kualitas yang bagus sehingga pertandingan akan berjalan menarik," ujarnya dengan penuh keyakinan.

Sumber: